Akibat Korona Apartemen Dan Juga Hotel Di Jabodetabek Menjadi Imbas

akibat penjualan apartemen di Jabodetabek Mengalami penurunan sampai 45,1% sampai 75,8% dan untuk penurunan penjualan di Jakarta mencapai 68, 8% .

dan dibotabek ini juga Mengalami penurunan drastis sebesar 75,8% dan menurun laporan riset banker indonesia akibat anjloknya penjualan ini diakibatkan karena kau 19 yang saat ini sedang dialami di Indonesia .

selain penjualan yang terus menurun pandemic ini tidak hanya mengganggu semua ini Nis nama dapat menyebabkan menurunnya proyek hal tersebut dapat terjadi akibat kendala pada material bangunan yang harus diimpor dari negara yang terdampak Covid 19 .

Mungkin sobat butuh : rental container

dan untuk saat ini masih diharapkan untuk menunggu dengan tenang dan pembelian ini sebagai bertujuan investasi cenderung memutuskan sikap yang wait and see.

 dan pemerintah mulai memberlakukan pembatasan sosial berskala besar PSB B dan kebijakan ini sangat berdampak dan juga signifikan.

 sehingga membuat lebih dari 85% sektor-sektor properti membatasi jam kerja seperti perkantoran dan juga Hotel.

 kemudian tidak hanya apartemen merataan apartemen sewa Mengalami penurunan 2,96% menjadi 5,539 unit saja dan sebaliknya permintaan pasar apartemen service Jakarta yang biasanya memiliki tinggi lebih lama.

 tetapi stagnan dengan tingkat hunian apartemen 62,8% turun sebesar 2,0 porin  dan tingkat hunian apartemen servis sebesar 65,8% .

dan apartemen servis sebesar 56,8% walaupun Mengalami penurunan tetapi pasokan tidak berubah yaitu 8,822 unit.

 dan sementara itu untuk sektor properti lain seperti halnya Hotel juga terdapat penurunan yang sangat signifikan.

 kinerja hotel untuk situasi pandemi saat ini ialah hal yang terburuk selama 10 tahun terakhir ini hal tersebut diikuti data yang dimiliki dan dia Dan Hampir 90 Hotel mengalami penutupan sementara